11 Oktober 2026
Pesan pertama
Aku kalah duluan dari kamu, malah kamu yang datang duluan di roomchatku. Sempat kaget karena di pandanganku, kamu terlalu berani mendekati lebih dulu.
Pertemuan di BAU
Intro yang ditunggu
Aku ingat saat bagaimana semangatnya aku saat ada kamu join di BAU, kamu perkenalkan diri menjadi Luke Davis, pasangan dari karakter yang aku gunakan. Sebelumnya aku sempat lihat lihat akunmu dulu, memastikan apakah kamu masih sendiri atau tidak.
Setelahnya
Di ruang pribadi kita
Aku gak berharap jauh tentang kita, awalnya cuman mau casual flirting sama kamu. Terlihatnya seperti kamu kurang mau terbuka secara romantis denganku. Tapi aku tetap lega kamu masih mau balas pesanku. Menariknya lagi kamu tipe yang aktif ber-imagine.
Kamu anaknya seperti tipe yang easy going tapi gak tau kenapa juga terlihat suram, terlalu berhati-hati, caramu membatasi diri juga hampir terlihat sampai di beberapa kesempatan aku merasa canggung ngobrol sama kamu(untungnya ada sesi imagine, bikin ideku perlahan ngalir buat deketin kamu).
Sedikit mengganggu(?)
Pendekatan 2 minggu
Aku bohong waktu menanggapi omonganmu ini sayang, aku kaget dan sedikit malas. Aku merasa 2 minggu terlalu lama, berpikir kamu ambil waktu yang lama biar bisa ngundur dan perlahan menghilang tanpa tau gimana kehidupan asmaramu sebelumnya.
Awal penerimaan
Lega dan bingung
Saat kamu memutuskan untuk menerimaku, bebanku terasa terangkat. Aku mulai menaruh hati dengan serius sama kamu dan mulai menerima kalau kamu perlu waktu yang lebih lama, jadi aku bingung tiba-tiba kamu sudah siap untuk menerimaku sebagai pasangan. Aku pikir kamu gak seserius itu tentang hubungan kita, aku berpikir mungkin saja kamu terbebani dengan tindakanku sejauh itu.